Akhirnya, kumenemukanmu. (Untuk Mr. TL -4)

Hai!

Pagi hari ini amat lengang. Indikatornya adalah sepinya tukang bubur ternikmat seindonesia raya yang mangkal di depan mesjid kantor kita. Lengang yang aneh.

Seaneh ketakjubanku ketika melihat kamu di sana. Duduk santai dengan lengan baju tergulung sedikit. Tanpa dasi. Rambutmu masih sedikit basah. Segar. Tanganmu memegang semangkuk bubur. Lihat, semesta baik padaku. Dua favoritku ada disini: Bubur ayam dan Kamu, Mr. TL!

Aku duduk disebelahmu, karena hanya ada satu kursi panjang di situ. Yes. Pemandangan di depan kita adalah si abang bubur yang sibuk meracik di gerobak yang semacam benda purbakala di tengah modernitas gedung-gedung pencakar langit SCBD.

“Kamu sempat magang di Treasury kan?” Tanyamu saat itu. Setengah mati mengagetkanku, tidak menyangka kamu akan mengingatku, newbie yang hanya hadir sekali dikantormu dan langsung jatuh cinta padamu. Pada pandangan pertama.

“Iya.” Jawabku gugup.

Lalu kamu tersenyum manis. Dan sesudah itu semua menjadi lebih mudah. Percakapan kita mengalir lancar, diantara suapan bubur dan sate usus.

Bukan tentang pasar uang, obligasi maupun valas. Percakapan kita bodo-bodo saja. Sekedar mengapa pak Hepi dinamakan Hepi oleh bapak ibunya. Mengapa group head treasury tidak secantik group head consumer card. Mengapa abang bubur sepi pagi ini. Lalu kita tertawa cekikikan. Dan merasa kesal karena waktu sudah hampir menunjukkan pukul 8, waktunya morning briefing.

“Tiap pagi sarapan bubur?” Tanyamu sebelum kita berpisah ketika keluar lift.

“Enggak. Seringnya bawa nugget dan nasiputih dari rumah, tapi kadang aku masih lapar jadi harus ditambah bubur.” Jawabku malu mengakui porsi makanku yang besar.

“Hahaha, kamu suka makan usus ayam, makanya ususmu panjang, menyimpan banyak makanan tapi tetap kurus.” Kamu berkelakar, melontarkan hipotesa asal. Kamu lucu.

“Kalau besok pagi nugget tidak cukup mengenyangkan, coba kamu datang ke ketoprak yang dipojok Ciragil. Menurutku enak, bumbu kacangnya pakai kacang mete.” Ucapmu lagi.

“Serius? Ada ketoprak enak di sini? Aku suka banget ketoprak dan segala makanan dengan bumbu kacang!” Jawabku terlalu antusias. Lupa untuk jaim didepan kamu yang kerap mewarnai imajinasiku belakangan ini.

Dan kamu tertawa lagi. Kita saling melambaikan tangan. Dealing room mu di sebelah kanan lift. Dealing room ku disebelah kiri lift. Jangan ada lift diantara kita, please.

– – – – –

16.30wib. Waktunya pulang kantor. Beberapa rekan kerjaku sudah hilang dari tempat duduknya. Ah iya, ini hari jumat. Semua orang tidak sabar menyongsong akhir pekan. Aku meregangkan tanganku ke atas, lalu bersiap mematikan komputer.

Hampir kututup outlookku, namun batal ketika kulihat sebuah email masuk satu jam yang lalu. Belum kubaca. Nampaknya sore ini aku terlalu sibuk, tidak sempat mengecek email.

sender: Prananta Negara
hai usus panjang,
Masih di kantor? Aku baru ingat kalau besok hari Sabtu. Kamu tidak bisa makan ketoprak ya besok karena tidak ke kantor ya?

Aku lapar. Mau coba ketoprak ya sore ini? Dia buka sampai malam.

Thx.

– – – –

What, dia tahu emailku. Berarti dia tahu namaku. Sepanjang percakapan di tukang bubur tadi kami tidak saling memperkenalkan diri. Aku bahkan tidak tahu namanya adalah Prananta. Rekanku biasa memanggil dia Anan. Mhmmm..

Jadi bolehkan aku tersenyum membaca email tadi. Berteriak kegirangan juga boleh kan?

Cepat kuketik balasan emailku.

sender: Calla Anindita
Yuk.

– – – – –

Semenit, dua menit, lima menit. Tidak ada balasan darinya. Aku keluar dealing room, menuju lift. Siapa tahu dia sudah menunggu di sana. Ternyata koridor lift sepi.

“Mungkin dia sudah pulang, aku terlalu lama mereply emailnya. Maaf aku tidak membacanya sejak tadi.” Batinku sedih.

Kumatikan komputerku. Dan melangkah pulang. Happy weekend, dear Jomblo. Which is me.

Mr. TL, aka. Mr. Anan, semoga aku masih punya kesempatan lain ya.

Regards,

Newbie usus panjang

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s