Broadcast Message: Bank Mandiri

Ketika mendengar kata broadcast message blackberry, apa yang kira-kira terlintas di benak kita? Kalau saya, broadcast message (BM) blackberry identik dengan:
1. Ucapan (unpersonalized) hari raya keagamaan / hari besar lain.
2. Berita – berita kurang bermutu dan rendah validitasnya / hoax
3. Penawaran barang dari online shop ecek-ecek.

Sebagian besar persepsi saya mengenai BM ya demikian negatif. Lalu iseng-iseng saya mencoba cari definisi di KBBI dan wikipedia, namun tidak ada definisi khusus untuk fasilitas BM blackberry. Jika saya bahasakan menggunakan bahasa saya sendiri adalah fasilitas atau aktivitas (tadinya kata benda yang akhirnya melungsur menjadi kata kerja) mengirim sebuah pesan kepada seluruh (beberapa) kontak yang ada di blackberry kita.

Ternyata bukan saya seorang yang memiliki persepsi demikian. Beberapa kesan mengenai broadcast message dapat dilihat di Link ini :

salah satu quote yang saya suka (halah :D)
Why is Broadcast Message popular right now?
Because people are sending an annoying message to a selected few or everyone on the blackberry messenger and its annoying to get the same message that is relatively not true from different people throughout the day.

Demikian kata pengantar saya.

Lalu tiba-tiba saya mengalami apes. Hari sabtu, 6 April 2013, lewat pukul 9 malam blackberry (bb) saya berbunyi. Saya abaikan, karena sudah malam. sekitar lima menit kemudian berbunyi lagi, karena khawatir penting maka saya buka bb saya, ternyata isinya broadcast message.

Dua buah broadcast message serupa, dikirim ke bb saya dari dua orang berbeda.

Saya abaikan. walaupun agak kesal juga, di mana etikanya? mengirim broadcast message pada jam istirahat seperti ini.

Lalu bb saya berbunyi lagi, dan lagi, dan lagi. Total semalaman itu hingga hampir pukul 11 malam saya mendapat 5 broadcast message serupa dari lima orang berbeda. Sungguh tidak sopan dan tidak beretika, menurut saya.

Secuplik screenshoot broadcast message yang membuat saya demikian geram karena tidak sopan dan tidak tahu waktu itu adalah ini:

screen shoot

Ya, broadcast message berisi promosi sms banking bank mandiri. sedemikan pentingkah sampai harus dikirim malam-malam?

Beberapa keberatan saya adalah:
1. Tentu masalah jam pengiriman yang tidak sopan.
2. Bentuknya adalah broadcast message, sama sekali tidak personal dan bagi saya tidak memberi nilai tambah apapun.
3. Dikirim oleh kontak pribadi, yaitu teman-teman saya yang bekerja di bank mandiri. (Salah satu bentuk ke-apesan punya teman2 orang bank)
4. ISINYA ADALAH PROMOSI.

come on!
Promosi atau marketing atau apapunlah namanya itu, kenapa harus pakai jalur pribadi sih?

Seingat saya Bank Indonesia sudah melarang bank umum melakukan promosi KTA atau apapunlah itu yang menggunakan SMS to many kepada nasabah/non nasabahnya, karena dianggap mengganggu privacy. Lalu kenapa Bank Mandiri melakukan hal semacam ini? Mungkin memang tidak berbentuk SMS, namun esensinya sama. Bahkan lebih parah, memanfaatkan database yang dimiliki karyawannya untuk dikirimi pesan pemasaran / promosi. Belum tentu orang-orang yang ada di kontak bb karyawan bank mandiri tersebut adalah nasabah bank mandiri bukan?

Dan sepengetahuan saya lagi, jika hal ini hendak dikategorikan sebagai newsletter atau broadcast marketing, bahkan situs sekelas google akan memberi pertanyaan apakah subscriber tersebut bersedia dikirimi newsletter atau pesan promosi / tidak. Dan dalam hal ini SAYA MERASA TIDAK PERNAH SETUJU DIKIRIMI BROADCAST MESSAGE KE BBM SAYA DARI BANK MANDIRI.

Mungkin saya bereaksi terlalu keras, atau mungkin ‘pagar’ saya mengenai terminologi privacy, yang terlalu tinggi.

Namun terlepas dari itu, saya merasa bank mandiri, sebagai bank terbesar seindonesia, mestinya bisa melakukan program campaign atau promosi yang lebih berkelas. Tidak sekedar menghantam nasabah / non nasabahnya melalui broadcast message tanpa izin dan pada jam yang tidak lazim.

Masa sih Bank sekelas Bank Mandiri rela menurunkan derajatnya pada hingga setara online shop ecek-ecek saja? Walaupun pemasaran jenis ini terhitung murah dan mudah, saya yakin ini bukan kebiasaan bank mandiri. Tidak sesuai dengan citra bank Mandiri. Semoga memang bukan.

Saya berharap kelak hal ini tidak terjadi lagi. Saya menanti program pemasaran Bank Mandiri yang lebih elegan (jika memang hendak menggunakan platform social media).

Demikian unge-uneg saya.

Oh iya karena kesal juga, saya sempat mention kepada Dirut Mandiri, Bapak Budi Gunadi Sadikin. @BudiGSadikin tapi tidak ditanggapi hehehe. Mungkin beliau sibuk, mungkin tata bahasa saya yang kurang dipahami. Entahlah.

Terbersit ide juga untuk mengirim kepada surat pembaca. Tapi ya sudahlah, semoga Broadcast Message yang saya terima hari sabtu dan minggu (YAAA, hari MINGGU pun saya MASIH DAPET LOOHHH broadcast message itu. sial yaaa.) tidak terulang lagi.

Dan kepada seluruh karyawan bank mandiri, kalau diorder yang demikian, tolong dipilah dulu, jangan ditelan mentah-mentah. Memangnya gadget dan pulsa kalian dibayarin kantor at any cost ya? sampai rela jalur kontak pribadinya digunakan untuk kepentingan kantor? Hari libur dan di luar jam kantor pula. Sungguh engagement yang tinggi (in a bad way?).

Advertisements

6 thoughts on “Broadcast Message: Bank Mandiri

  1. Udah lama (atau belum pernah\ yak) main ke blog lo
    Eh udah ding, jaman lagi imut-imutnya main 15 Hari Ngeblog FF, mahahahha!!
    Sebagai seseorang yang tidak diberkahi keinginan untuk memakai BB, I thought I will safe and sound from those BM BM thingy.
    Yet I was wrong
    Not only via BM, but also text message #sigh
    I’ve got bunch of terrors (I won’t say that as promo message) from online shop, big company,etc. The worst thing is they sent the message after 00:00.
    I don’t what’s on their mind to send the text message, BM, etc on midnight?b
    Terror via text message, different from BBM which requires add/block process; in text message, we can’t filter it, everyone can send those unimportant message everytime.

    • Mbak, fotonya jongkok mbak, udah penuh mbak? Hahaha *out of topic*

      Yes farah, secara bm itu tidak bisa di blok ya (atau gw yg ga tau caranya ya?). Entahlah. Klo orang itu yang kita delete dr kontak bb juga kan ga enak ya, kan temen.

      Semoga perusahaan besar lebih bijak menggunakan jalur promosinya (what, u said terror? What? Ummm.. Hahaha)

      • Ngga keluar keluar ini dari setahun (puas lo gue timpalin?!?!)
        Tapi gue penasaran jali, kenapa mereka ngelakuin gitu ya? Oh iya, kalo di Bank itu pas jam kerja mereka ga boleh megang hape ya?
        Tapi masa mpe se-tengah malem itu sih?
        Prestasi gue sebagai kalong kadang suka dikalahkan oleh mereka yang kirim jam 3an pagi, tapi kalo masih jam 1-2an suka, gotcha!! Terus bales “mana etikanya kirim sms jam segini?” whoosah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s