Pukul 2 dini hari

Pukul 2 dini hari.

Dua bungkus nescafe instan, dua bungkus krimer, satu setengah sendok makan gula pasir. Konspirasi tepat yang menyebabkan aku belum bisa tidur.

Mataku nyalang menatap langit-langit kamar. Badanku sudah terkapar di kasur, namun pikiran masih liar berkelana. Kuambil ponsel, mencari hal-hal menarik di linimasa.

Mhmm berita politik, lewatkan. Bola, lewatkan. Joke lucu, satu, dua, hihihi. Aku mulai terkikik sendiri. Inilah sejatinya fungsi twitter. Menghibur hati kala sepi. Penghadir tawa kala gulana.

“@akun_KEPO: J-Lo adalah penyanyi terkenal, dia selalu benyanyi sambil _________ di atas panggung.”

Kuketik beberapa huruf, menyambar twit tersebut.

“@akun_KEPO: J-Lo adalah penyanyi terkenal, dia selalu benyanyi sambil _________ di atas panggung.” » Ngemil J-co

Send tweet

Kukulum senyum. Menertawakan joke yang kubuat barusan. Ah narsis bisa terjadi di mana saja dalam kadar berapapun. Termasuk sekedar menertawakan joke tidak lucu yang dibuat sendiri, sepertiku ini contohnya.

Tak lama sebuah mention masuk.

@miumiu belom tidur?

@bersahaja sleeptweeting

@miumiu kebetulan, ini juga autoreply.

Aku tersenyum. Lumayanlah ada teman ngobrol dini hari. Asal topiknya tidak mengganggu dan tidak melungsur ke ranah pribadi. Ingat ini dunia maya. Dunia dimana anonimisme adalah konsep yang kupuja dari dunia virtual ini.

@miumiu tentang tulisan terbaru di blogmu, ada festival movie tourism di goethe. Tontonlah.

@bersahaja ukay makasih infonya. Nanti aku gugling.

Jawabku basa-basi.

@miumiu 🙂

Aku merenggangkan otot. Mencoba mengingat tulisan mana yang dimaksud si akun bersahaja. Ah ya, mungkin karena aku menulis tentang Film induced tourism pada beberapa film indonesia. Kontan aku tertarik pada informasi yang diberikan si akun bersahaja.

Kuketik kata ‘Goethe movie tourism’ pada kolom pencari di ponselku.

0,13 detik. 1.500.609 hasil pencarian.
Tapi tidak ada link yang berkaitan dengan yang ditwitkan si akun bersahaja.

Penasaran.

@bersahaja ga ada infonya di google. dusta ya?

@miumiu brosur kegiatan http://pic.twitter.com/XfrDS

Dia membalasnya dengan twit sebuah foto berisi brosur kegiatan movie tourism. Valid. Tanggalnya sesuai, dimulai akhir pekan ini hingga seminggu kedepan.

@bersahaja ga ada webnya ya?

@miumiu sabtu ini tentang Balamory. Pencetus fenomena Movie induced tourism. Nonton yuk. Aku ada tiketnya.

Pukul dua dini hari, lewat dua belas menit.

Tawaran yang menggiurkan. Aku tertarik pada fenomena Movie induced tourism, atau film induced tourism. Tentang bagaimana sebuah film dapat mempengaruhi kedatangan turis ke tempat tersebut. Tapi menontonnya bersama orang asing? Aku tidak yakin.

Akun si bersahaja. Perkenalan kami (anggap saja itu perkenalan) sudah lewat dua minggu lalu. Akhirnya aku follow akunnya. Sejak saat itu kerap kujumpai kicaunya wira-wiri di linimasaku. Lumayan. Twitnya cerdas. Bukan manusia alay yang hobinya berkenalan dengan seluruh jagad, seperti yang kukhawatirkan sebelumnya.

Hingga saat ini aku penganut dikotomi akut. Yang ada di dunia nyata, tetaplah nyata. Yang di dunia maya, kuingin tetaplah kamu di dunia maya. Kecuali kamu memang cukup berharga bagiku untuk ikut ambil bagian dalam kehidupan nyataku.

Otakku berusaha berhitung dengan logis. Hatiku bertaruh penuh filosofis.

Iya atau tidak.

Akhirnya..

@bersahaja mau. tapi kamu bukan penjahat yang suka nyulik anak orang kan?

@miumiu nyulik atau tidak kita lihat nanti. Goethe ya besok jam 12. Nanti aku mention kamu kalo aku sudah sampai.

@bersahaja ok

Dan begitulah janjian pertama kami. Pada pukul dua dini hari lewat tujuh belas menit.

Advertisements

2 thoughts on “Pukul 2 dini hari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s