Standard

mati suri

Aku masih hidup. Tapi mati suri. Dua minggu terakhir ini.

Mari salahkan impaksi. Hasil ronsen menunjukkan empat gigi bungsu menekan syaraf karena tidak memiliki ruang untuk tumbuh. Empat !

Satu impaks saja mampu membuat kepala seseorang pening tidak karuan, maka kalikan rasa sakitnya menjadi empat untukku.

Otak terasa beku. Ide-ide berlompatan tapi kapasitas fikir tak cukup untuk mengolah karena terkonsentrasi untuk menahan rasa sakit. Jadilah tulisan-tulisan itu hanya separuh jalan. Aku kehilangan kemampuan merangkai kata, menguntai deskripsi, menjalin konflik. Bahkan untuk menulis 140karakter tweet pun, belakangan terasa sulit.

Jangan tanya tentang letupan emosi. Sepertinya aku tidak sanggup mendengar orang bicara. Tidak ada yang salah dengan orang-orang itu, tapi menahan rasa sakit telah menjadikan aku manusia pemarah yang bahkan tidak suka mendengar suara berisik.

Jangan ganggu. Awas dian galak.

Sampai kapan?

Entah.

Sampai launching SR-004 selesai, mungkin.

– – – – – –

Advertisements

2 thoughts on “mati suri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s