Standard

Besame mucho*

“Besame mucho.” Bisikku manja.

Kamu tersenyum. Lalu menciumi kening dan pipiku. Lembut. Membelai anak-anak rambut yang menutupi sebagian wajahku. Aku memejamkan mata. Mengantuk.

Kamu masih duduk di pinggir tempat tidurku. Meraih gitar didekatmu. Ya, gitar kado ulangtahunmu dariku. Tidak pernah kau bawa pulang.

“Biar saja gitarnya disini, jadi bisa kumainkan lagu untukmu setiap aku kesini.” Katamu kala menerimanya. Aku tahu alasan sebenarnya, tapi tetap kuangguk tanda setuju gitar itu di tempatku.

Stars shining bright above you
Night breezes seem to whisper, I love you
Birds singin’ in the sycamore trees
Dream a little dream of me

Say nighty-night and kiss me
Just hold me tight and tell me you’ll miss me
While I’m alone and blue as can be
Dream a little dream of me..

Gitarmu kau petik, indah, syahdu. Terlantun lagu kesayanganku, pengantar tidur. Aku tersenyum dalam pejaman mata.

Satu lagu selesai dinyanyikan. Kamu kembali mencium kening dan pipi, bonus kecupan sekilas dibibirku. Aku bergeming. Dan kamu (seperti biasa) mengira aku sudah tertidur. Kamu bersiap meninggalkanku.

“Jangan.. Jangan pergi. Tetaplah disini. Temani aku.” Teriakku dalam hati. Teriakan sia-sia. Permintaan yang juga kutahu sia-sia.

Pintu kamarku tertutup kembali. Sunyi. Kamu sudah pergi. Pulang ke rumahmu. Hatiku hampa lagi. Membayangkanmu disambut hangat oleh anak dan istri.

– – – –

*Laura fygi. Besame mucho ~ kiss me much.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s