Standard

attitude determine your altitude

Anggaplah saya sedang PMS kalau tulisan ini isinya agak rewel. (PMS nya refers to Pre, Post, dan Permanent ~ yaa judes rewelnya tiap hari berarti huehehe).

Tulisan ini terinspirasi dari beberapa ‘komentar ganggu’ di blog ini (dan komentar-komentar tersebut memang sengaja tidak saya approve). Terutama komentar-komentar ganggu, pada tulisan berjudul ‘hacker.

——–

Suatu komentar akan saya kategorikan sebagai ‘komentar ganggu’ jika:

1. Berisi kata-kata tidak sopan seperti: bego, tolol, goblok, dan sejenisnya yang merendahkan intelektualitas seseorang.
2. Ucapan sumpah serapah yang menyamakan seseorang dengan hewan atau hal lainnya yang lebih rendah dari harkat hidup manusia sebagai ciptaan Tuhan paling sempurna.
3. Komentar menyerang pribadi penulis, ketimbang isi tulisan.
4. Komentar-komentar sok tahu yang ketika saya minta referensi atau dalil, mereka tidak dapat memberikan (karena memang asal bunyi).

Berpendapat adalah hak semua orang. Ketika menulis pun saya sadar, tidak bisa menyenangkan setiap orang yang membaca. Dan mungkin timbul beda pendapat atas tulisan tersebut. Adalah hal yang lumrah, selama tidak asal bunyi dan tidak bersinggungan dengan keimanan, maka perbedaan, kesamaan, kritik dan saran adalah dinamika kehidupan.

Namun untuk mensikapi berbagai hal diluar kemampuan, biasanya saya teringat slogan Attitude Determine your Altitude.

Kamu mungkin bertalenta istimewa. IQ diatas 300, GMAT di angka 900, TOEIC 600. Sehingga kamu merasa memiliki hak istimewa untuk merendahkan kemampuan orang lain. Ya, jika indikator-indikator kuantitatif tersebut terlampaui, silahkan lakukan itu. Jika tidak, maka jangan coba – coba belagak pintar dengan berkata ‘bodoh’ atau kata-kata yang merendahkan intelegensia lawan bicara kamu.

Tapi perlu diingat, betapapun hebat talenta, kita tetap membutuhkan orang lain. Mungkin Bos yang melihat talenta kamu kemudian tergerak untuk mempromosikan kamu, mungkin pelanggan puas yang mempromosikan kamu ke teman-temannya, mungkin rekan kerjamu yang menjadikan kamu kandidat karyawan teladan, mungkin ibu mu yang pada setiap usai tahajudnya setia mendaraskan doa-doa agar Allah berkenan memberimu kesuksesan dunia akhirat, mungkin… siapapun..

Dan semua tidak akan terjadi jika sikap kita negatif. It’s ATTITUDE NOT APTITUDE which determine your altitude. Pintar tapi bantahan, bos tidak akan mempromosikan. Hasil kerja bagus tapi bersikap kasar kepada klien, mereka tidak akan merekomendasikan pada orang lain. Kamu bos dengan otak cemerlang tapi selalu terucap kata ‘bodoh’ pada anak buah, maka lupakanlah mereka akan turut pada perintah. IPK 4 namun senantiasa kasar pada orangtua, adakah mereka akan berdoa demi kesuksesanmu, atau doa mereka hanya akan terhenti pada bait “Ya Allah, ikhlaskan kami terhadap perlakuan anak kami.”

Jangan sombong ah, apa yang kamu rasa kamu ketahui mungkin hanya seujung kuku dari pengetahuan orang yang dicela. Bedanya mungkin orang itu tidak menanggapi karena tidak ingin menurunkan levelnya menjadi hanya setingkat kamu 🙂

Golden rulesnya sudah jelas diajarkan sejak saya kecil, “lakukan sebagaimana kamu ingin orang lain memperlakukanmu.” Orang tua saya biasa menyebutnya BUDI PEKERTI.

Ketika tidak suka seseorang mempertanyakan kadar intelegensia mu, maka mulailah dari diri dengan menggunakan kata – kata sopan tidak merendahkan kemampuan orang lain. Tidak menggunakan kata-kata kasar. Tidak sok paling tahu. Tidak menyakiti hati orang lain. Karena kita tidak pernah tahu, siapa diantara orang-orang yang kita kenal yang akan menarik atau mendorong kita ke puncak sukses. Jadi berpikir sebelum bertindak.

Dan terutama, sebelum menilai karya orang lain maka tanyakan pada diri sendiri ‘karya keren apa yang sudah saya ciptakan.’

Saya pun masih belajar 🙂

——–

Character is built from habits, Habits are built by actions, Actions are created from thoughts. Then, WATCH UR THOUGHTS – sc

——–

ditulis dengan langgam aku kamu, biar berasa muda seumuran dengan dede-dede yang komentar sotoy tapi ga bisa kasih referensi valid hehe

Advertisements

One thought on “attitude determine your altitude

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s