hati ku

Hati ku sedang penuh benci. Bahkan untuk menulis surat cinta untuk Ibu ku saja aku tak mampu. Karena hati yang begitu kelam.

Tuhan,
Penuhi aku dengan keikhlasan.
Apa yang terjadi, adalah cara Mu menjagaku, cara Mu memberi yang terbaik bagiku.

——
Maka nikmat manalagi yang akan kau dustakan?

Fabiayyi aalaai robbikumaa tukadzziba..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s