plagiarisme

Beberapa hari belakangan ini nampaknya sedang ramai isu plagiat, entah siapa yang sedang terkena isu tersebut. Sebagian tentang tweet lucu copy paste, yang lain tentang plagiat kata-kata bijak motivasi.

Saya terus terang tidak setuju isu menjiplak, apapun alasannya. Menurut saya proses penciptaan adalah hal yang harus dihargai, karena didalamnya terlibat segala emosi dan ‘sense of belonging’. Karena ketika mencipta sesuatu, biasanya itu adalah hasil kita melihat, merasa dan mendengar, yang mungkin belum pernah dialami orang yang menjiplak.

Seorang teman yang tweet nya cukup sering dijiplak (tanpa menggunakan sarana retweet atau mention id nya), akhirnya berpasrah diri, mengikhlaskan tweet nya dijiplak asalkan bukan untuk kepentingan komersil. Katanya. “Semesta adalah milik Tuhan, mungkin apa yang saya buat juga merupakan hasil jiplakan dari keadaan semesta.” Mmhmmm *puk-puk*

Teman lainnya, menanggapi nyinyir (karena saya tahu, wall facebook nya penuh hasil copy paste tweet orang lain, tanpa mencantumkan sumber). Dia bilang, “ga usah ribut-ribut lah tentang twit bijak, kalau memang bisa membuat orang lain lebih baik kenapa tidak. Namanya juga meneruskan, itu ibadah.”

Saya tertawa.. Hahaha ibadah atau pencitraan sih?

Ibadah dengan cara meneruskan hasil karya orang lain tanpa menuliskan sumbernya, menurut saya seperti sedekah dengan uang hasil mencuri. Seperti wudhu dengan air pipis.

Orang lain mungkin akan melihatnya anda melakukan hal yang baik (sedekah dan wudhu), hanya sang penjiplak sendiri lah yang tahu dia berkubang dalam apa.

Tidak akan memakan waktu seharian untuk menambahkan narasumber kutipan, atau sekedar menuliskan ‘nn’ atau ‘anon’ ketika kita tidak tahu darimana sumber yang kita kutip. Mungkin ini hal sepele, ngapain juga saya nulis begini ya secara saya juga tidak punya karya yang bisa dijiplak hehe. Saya hanya melihatnya sebagai usaha untuk menghargai orang lain.

—-

RT @1Srengenge: Berbahagialah orang yang berkarya. Nestapalah orang yang memanipulasi karya orang lain demi citra dirinya

RT @AlberthieneE: Sebab rutin menyontek twit motivasi tanpa membubuhkan nama si pencipta kalimat, itu indikasi karakter lho. #merenung

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s