Jendela Rindu

Apa kegunaan jendela, sayang?
Sebagai tempatku menanti kamu.

Apa kegunaan jendela, sayang?
Sebagai tempatku melihat dari jauh kedatanganmu.

Apa kegunaan jendela, sayang?
Sebagai tempat melambaikan tangan setiap kamu pergi lagi.

Apa kegunaan jendela, sayang?
Sebagai tempatku berceloteh mengadu tentangmu yang tak kunjung kembali.

Apa kegunaan jendela, sayang?
Sebagai tempatku bersandar ketika sebagian kesadaran hilang, mendengar kabar kau tiada.

Apa kegunaan jendela, sayang?
Sebagai tempatku mengenangkan mu, tempat memanjatkan doa kepadaNya, agar selalu diberi tempat terbaik bagimu disisiNya.

———

Aku masih disini, menantimu. Kurasa waktu tidak bisa menyembuhkan sakit karena kehilangan, maka akan kucoba beradaptasi dengan kehilangan ini. Kamu, baik-baiklah disana. Aku disini akan (mencoba) hidup baik-baik juga.

ketika rindu tidak bisa lagi terucap, maka sebaik-baiknya perkataan adalah doa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s