Standard

Cerita Pada Zamannya

Kakek Zaizuri, 78 Tahun ~ kepada cucunya.

Kenal Nenek Aisyah itu, waktu Agresi Militer Belanda II. Jogja dihujani bom oleh pesawat Belanda. Kakek sekeluarga mengungsi ke arah Magelang. Pada perjalanan itu terlihat Nenek Aisyah, cantik walau debu menutupi sebagian wajahnya. Baru 13 tahun usia nenek saat itu.

—-

Uwak Agus, 58 Tahun ~ kepada keponakannya.

Uwak Dewi itu, dulu mahasiswi baru yang kemudian ikut Unit Keluarga Donor Darah. Tugasnya kadang bagi-bagi makanan dan vitamin untuk kami yang ikut pergerakan ITB tahun 1978. Kami menolak pencalonan Soeharto sebagai presiden kembali. Awal 1978, kampus ITB diduduki oleh Tentara Kodam Siliwangi, Uwak termasuk yang kena garuk tentara. Akhirnya jadi tahanan Cimahi selama 3 bulan. Nah Uwak Dewi itu salah satu yang menjemput ketika kami dibebaskan, Uwak langsung jatuh cinta padanya, mungkin karena 3 bulan tidak lihat wanita ya. hahahaha.

—-

Papa, 51 tahun ~ kepada anaknya.

Mama itu yaa begitu, mana mau angkat barang berat-berat. Waktu kenal Mama itu, daerah Magelang sedang kisruh karena candi Borobudur di bom, tahun 1985. Konon merupakan perbuatan teroris sebagai aksi balas dendam pada kejadian Tanjung Priok Tahun 1984. Banyak mahasiswa ikut dicari, bahkan sampai ke kampus Undip. Karena berjenggot panjang, papa termasuk yang dicurigai. Terpaksa berpindah-pindah sebelum akhirnya mengungsi sementara ke Jakarta. Tiba di stasiun Gambir, terlihat wanita berkuncir dua hendak naik kereta ke arah Bandung tapi tak kuat angkut kopernya sendiri. Papa bantuinlah sekalian kenalan. Padahal sih males banget, lah wong papa capek kan habis kucing-kucingan sama tentara. Eh dibantuin angkat koper malah terusnya jadi mama kalian.

—-

Jojo, 25 Tahun ~ kepada teman reuni.

Nila ini sesama relawan saat aku berangkat ke Aceh tahun 2005. Aku bantu rekonstruksi aspek fisik seperti jembatan dan jalan. Nila yang bantu pemulihan emosional korban tsunami. Senyumnya ketika mengemban tugas, kurasa mampu menghapus sejenak duka korban tsunami. Setahun aku cuti kuliah, desersi dari orang tua untuk tinggal sementara di Aceh. Nila juga ternyata demikian. Kami punya kesamaan yang klop, sama-sama senang membuat orangtua khawatir kapan akan lulus kuliah. Kurasa dia wanita paling berhati lembut, jadi langsung kunikahi saja setelah kembali dari Aceh. Peduli amat dibilang nikah kemudaan, daripada zinah kan ya. Rezeki mah Alhamdulillah Allah selalu cukupkan untuk kami. hehehe.

—-

Aurel, 20 Tahun ~ kepada kakaknya.

Kenalin kak, Ini Dondi pacarku. Ternyata aku sama Dondi itu satu kampus tapi beda fakultas. Kenalannya gara-gara dia pegangin waktu aku mau pingsan di konsernya Justin Bieber hehe. Dondi, kenalin ini Kak Nila kakakku yang paling tua.

—-

Aditya, 16 Tahun ~ kepada kakaknya.

Biar aja sih Kak, orang pada berantem di Mahakam. Yang penting gue dapet pacar. Namanya Sasha. Waktu 6 sama 70 lagi tawuran, gue lagi mau ngejer anak 6. Gue liat ada cewe mlipir dipinggir jalan ketakutan kena timpuk. Gue deketin mau gue bantu amanin. Kirain anak 70 juga, eh taunya anak 6. Tapi cakep sih jadi gue pacarin aja. Siapa yang bilang 70 sama 6 selalu musuhan, gue enggak tuh. hahahaha.

—-

Cyrilla, 3,5 Tahun ~ kepada Mama nya

Momom, famfil* cila itu keluar tanda tung tung**. Kayanya ada yang mau jadi temen famfil cila lagi. itu di at at at*** itu mom. bantuin cila ya mom. Iya itu yang mukanya itu yang tadi keluar tanda temennya. Itu namanya siapa mom. Kalo famfil itu temenannya ga bisa ketemu ya mom ya. Tapinya walau ga ketemu sama salam tangan, tetep kita bilangnya temenan ya mom?

—-

…dan pada setiap momen kehidupan, sangat mungkin terselip kesempatan berkenalan dengan mu wahai (calon) separuh hidupku. Maka akan aku simpankan baik-baik setiap kenangan perkenalan. Entah esok atau sepuluh tahun lagi, ketika kamu telah menjadi bagian penting dalam hidupku, kita akan tertawa bersama mengingat perkenalan itu.

—-

Kamus balita:

famfil*: baca: Farmville ~ nama game online

tung tung**: semacam kata ganti untuk sesuatu yang berkedip atau flashing

at***: baca: add ~ menambahkan teman pada game online

Advertisements

3 thoughts on “Cerita Pada Zamannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s